5 Tips Belajar Investasi Saham Bagi Pemula

Saham sebagai salah satu instrumen untuk berinvestasi. Belajar investasi saham tidak sekedar beli diharga murah dan jual diharga tinggi lohh. Lalu, bagaimana cara belajar saham dari nol? Kali ini Bhinneka akan membahas tips belajar investasi saham untuk pemula.  Investasi apa yang cocok untuk pemula? salah satu instrumen investasi yang bisa dicoba oleh pemula adalah saham. Belajar investasi saham sekarang sudah sangat mudah. Untuk memulai berinvestasi di instrumen saham juga tidak memerlukan modal yang besar.

Berapa minimal investasi saham? Untuk berinvestasi di instrumen saham hanya butuh modal awal 100 ribu rupiah sobat B’Nerz sudah bisa mulai berinvestasi di instrumen saham. Apa itu investasi saham? Investasi saham idn play adalah kegiatan mengelola asset/harta dalam bentuk saham. Tujuan dari investasi saham adalah memperoleh keuntungan berupa capital gain dan dividen.

Apa itu capital gainCapital gain adalah selisih harga dari transaksi jual-beli saham. Misal Anda membeli saham dengan harga 50.000 dan menjualnya dengan harga 55.000 maka, Anda telah mendapatkan Capital gain sebesar 5.000. Apa itu dividenDividen adalah pembagian keuntungan dari perusahaan kepada pemegang saham. Perusahaan biasanya membagikan dividen satu sampai dua kali dalam setahun. Namun, dalam beberapa kasus terkadang perusahaan tidak membagikan dividen sama sekali.

Pergunakan Dana Lebih atau Uang Dingin

Berinvestasi di instrumen saham tentunya memiliki risiko. Untuk mengantisipasi risiko tersebut Anda bisa menggunakan dana lebih atau uang dingin yang memang dialokasikan untuk berinvestasi. Berinvestasi dengan uang dingin tentunya membuat perasaan lebih tenang ketika kondisi saham atau portofolio kita sedang dalam kondisi yang tidak bagus.

Pastikan Anda tidak menggunakan uang makan apalagi sampai berhutang. Dengan menyisihkan uang untuk berinvestasi, secara tidak langsung kita membiasakan diri untuk bisa berhemat dan menabung. Anda bisa mulai menyisihkan 10% dari pendapatan setiap bulan untuk berinvestasi.

Pertahankan Tujuan Investasi

Last but not least, mempertahankan tujuan investasi menjadi hal yang perlu dilakukan jika Anda sudah menentukan tujuan investasi Anda dan mulai menyisihkan pendapatan Anda untuk berinvestasi. Tidak mudah untuk data sgp mempertahankan tujuan investasi, karena ditengah jalan kerap kali kita tergoda dengan tabungan investasi kita sendiri.

Misal, Anda berkomitmen berinvestasi sebagai modal usaha 5 tahun kedepan. Setelah rutin menyisihkan setiap bulannya, pada tahun ke-3 Anda mendapat info tentang motor keluaran terbaru yang sangat Anda inginkanTidak menutup kemungkinan hal tersebut bisa menjadi alasan Anda untuk menarik uang investasi Anda.

Jangan Tempatkan Seluruh Dana pada Satu Sektor yang Sama

Mungkin Anda pernah mendengar istilah “don’t put your eggs in one basket”. Istilah tersebut muncul sebagai ungkapan jika kita meletakan semua telur didalam satu keranjang dan keranjang tersebut terjatuh, maka besar kemungkinan semua telur akan pecah. Begitupun jika kita berinvestasi di instrumen saham hanya pada satu sektor.

Bagi pemula mungkin akan sedikit sulit untuk mendisversifikasi portofolionya. Tapi tenang, Anda bisa melakukannya perlahan sambil Anda terus belajar. Misal Anda mulai belajar dengan membeli saham disektor perbankan selama 3 bulan. Maka dibulan-bulan selanjutnya Anda bisa mulai mencari tahu dan belajar tentang kinerja saham-saham disektor lain.

Jangan Sembarang Mengikuti tips Investasi Saham

Perlu diingat, dalam berinvestasi tidak dapat diprediksi akan 100% sukses atau gagal. Dengan banyaknya sumber informasi saat ini membuat investor pemula menjadi lebih sulit dalam memilah informasi yang ada. Pastikan Anda menjadi investor yang berkepala dingin dan dapat memilah informasi dengan baik. Sadari bahwa nama besarpun tidak menjamin 100% validitas informasi yang diberikan. Pastikan Anda tidak menelan semua informasi mentah-mentah tanpa melakukan analisis mandiri terlebih dahulu.

Kenali dan Pilih Sekuritas Terpercaya

Perusahaan sekuritas adalah mereka yang akan menjembatani investor untuk melakukan kegiatan transaksi perdagangan instrumen saham. Membuat akun sekuritas sama seperti membuat rekening debit atau akun e-wallet. Anda bisa membuatnya secara online atau datang langsung ke kantor sekuritas terdekat.

Saat ini sudah banyak perusahaan sekuritas yang menawarkan pembukaan akun dengan deposit awal hanya 100 ribu rupiah. Namun, pastikan sekuritas yang Anda pilih sudah terdaftar sebagai anggota Bursa Efek Indonesia (BEI) dan memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kenali juga rekam jejak dari perusahaan sekuritas pilihan Anda, sehingga Anda bisa berinvestasi dengan aman dan terhindar dari investasi di perusahaan bodong.